Kasus COVID-19 Dunia

Masalah COVID-19 di penjuru dunia capai 63,7 juta. Beberapa negara di Eropa bahkan juga mulai kembali lagi berlakukan lockdown, sesaat Turki alami kenaikan masalah.

Berdasar data Johns Hopkins University, Rabu (2/12/2020), masalah paling tinggi masih ada di Amerika Serikat dengan 13,7 juta masalah. Kematian paling tinggi ada di Negeri Paman Sam dengan 270 ribu orang wafat.

Beberapa negara yang menulis masalah tinggi yang lain masih sama dengan awalnya, yaitu India (9,4 juta), Brasil (6,3 juta), Rusia (2,3 juta), dan Prancis (2,2 juta).

Beberapa kasus di Eropa terlihat sedang bertambah. Telah ada enam negara Eropa yang masalahnya tembus sejuta. Angka itu mempunyai potensi makin bertambah sebab Polandia sudah menulis 999 ribu masalah.

Akhir-akhir ini, Turki mendapatkan sorotan sebab langkah penghitungan yang berbeda. Angka masalah harian juga semakin banyak. Terbaru, Turki mempunyai 668 ribu masalah.

Di Indonesia, masalah capai 543 ribu masalah. Status Indonesia sekarang ada di Chile dan Belanda. Sesaat, masalah di China masih konstan di range 92 ribu.

Dua perusahaan obat terpenting yakni Pfizer dan BioNTech sudah ajukan permintaan ke regulator Obat Eropa untuk otorisasi bersyarat vaksin COVID-19 mereka.

Permintaan itu tiba ke European Medicines Agen (EMA) sesudah perusahaan ajukan kesepakatan pada 20 November, bawa dua perusahaan itu beberapa langkah lebih dekat untuk mengeluarkan vaksin Corona COVID-19 yang mereka produksi.

Diambil dari situs Kanal News Asia, Rabu 2 Desember 2020, dalam memburu ijin Eropa, dua perusahaan ini berkompetisi ketat dengan Moderna.

Produsen obat AS Pfizer dan BioNTech Jerman memberikan laporan hasil eksperimen akhir pada 18 November.

Dalam hasilnya, memperlihatkan calon vaksin yang dibuat 95 % efisien dalam menahan COVID-19, tiada permasalahan keamanan khusus.

Pfizer dan BioNTech berhasil amankan otorisasi genting AS dan Eropa untuk vaksin COVID-19. Kemanjuran vaksin diketemukan stabil di beberapa umur dan etnis.

Updated: January 16, 2021 — 4:00 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *